Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Lika-Liku Wig Pada Masa Lalu

Gambar
Wig atau rambut palsu telah menjadi bagian dari dunia fashion. Berdasarkan sejarah wig pada masa lampau, penggunaannya terkait dengan posisi kekuasaan. Penggunaan wig telah ada sejak zaman Mesir kuno. Bagi bangsa Mesir kuno, penampilan menjadi hal penting karena menunjukkan status sosial, peran dalam masyrakat dan kedudukan dalam politik. Seperti halnya masyarakat sekarang, gaya rambut bangsa Mesir kuno bervariasi sesuai dengan usia, jenis kelamin, dan status sosial. Pada masa itu, seluruh penduduk Mesir baik laki-laki atau perempuan harus mencukur rambut kepala mereka hingga botak dan menggantinya dengan wig. Menggunduli kepala memiliki sejumlah manfaat. Pertama, iklim Mesir yang panas sehingga memiliki kepala yang gundul akan lebih nyaman. Kedua, untuk menjaga kebersihan serta mencegah datangnya kutu kepala. Ketiga, alasan faktor usia. Semakin tua usia seseorang maka masalah kerontokan rambut tidak bisa dihindari, sementara itu mereka ingin tetap mempertahankan penampilan muda mereka...

10 Avatar Dewa Wisnu di Dunia, Bag II: Kurma dan Vahara

Gambar
  Kurma Dalam agama Hindu, Kurma yang dalam bahasa Sansekerta: berarti "Kura-kura" adalah avatar kedua Dewa Wisnu. Kurma adalah kura-kura raksasa yang menyelamatkan bumi dari kehancuran. Oleh karena ukurannya yang sangat besar menjadi peletak  dasar bagi mitos Gunung Mandara, yang digunakan oleh para dewa (dan setan) sebagai tongkat untuk mengaduk lautan susu primordial untuk memperoleh nektar agar dapat hidup abadi. Kisah Avatar Kurma, ditemukan dalam kisah Kurma Purana. Kemunculan Kurma berawal dari kelalaian Dewa Indra. Dikatakan bahwa Durwasa (seorang yang bijak) memberikan karangan bunga kepada Indra. Oleh Indra karangan bunga tersebut dikarungkan pada gajahnya Airavata. Tanpa diduga gajah tersebut melemparkan karangan bungannya ke tanah dan menginjaknya. Menyaksikan hal tersebut Durwasa menjadi marah. Ia mengangap bahwa Dewa Indra menghina hadiahnya. Pendek cerita, Duwasa mengutuk Dewa Indra dan semua dewa lainnya (dewa kebajikan) sehingga mereka semua kehilangan kekuat...

10 Avatar Dewa Wisnu di Dunia, Bag I, "Matsya"

Gambar
  Dalam ajaran agama Hindhu, Dewa Wisnu merupakan salah satu dari tiga dewa yang sangat dihormati. Ia diyakini sebagai salah satu dari lima bentuk Allah dalam tradisi Smarta. Dewa Wisnu dipahami sebaga “Pemelihara atau Pelindung” Dalam teks-teks suci agama Hindhu, Dewa Wisnu digambarkan berwarna kulit gelap dan memiliki empat lengan. Dia memegang padma (bunga teratai) di tangan kirinya yang lebih rendah, Kaumodaki gada (gada) di tangan kanannya yang lebih rendah, sangkakala Panchajanya (keong) di tangan kiri atas dan senjata diskus dianggap senjata paling ampuh menurut Agama Hindu Cakra Sudarsana di atas angin Agama Hindu mengajarkan bahwa setiap kali umat manusia terancam oleh kejahatan, maka Dewa Wisnu akan turun ke dunia denngan wujud avatar untuk mengembalikan kebenaran, membangun tatanan kosmis, dan menolong umat manusia dari bahaya. Dalam kepercayaan ini terdapat 10 avatar Dewa Wisnu di Dunia, apa saja itu: 1.    Matsya Matsya berasal dari bahasa Sansekerta yan...

Kisah Ai Khanum, Oase Kuno Yunani di Afganistan

Gambar
Apa yang akan kita pikirkan pertama kali tentang Afganistan?. Mayoritas akan menjawab bahwa Afganistas erat dengan medan perang. Ya,dapat dikatakan itu benar, karena sekarang ini kondisi wilayah negara Afganistan sedang mengalami konflik perang terutama dengan pasukan Taliban. Mekipun demikian, di dalam negeri Afganistan tersimpan banyak Mahakarya warisan masa lampau. Dan sayangnya tidak semua dapat terjaga dengan baik. Misalnya saja patung Budha Kolosal raksasa yang dipahat di sebuah dinding, peninggalan abad ke-13 M yang ada di Banyamin telah dihancurkan oleh pasukan Taliban. Masih banyak situs kuno lain peninggalan periode pra Islam di Afganistan yang membutuhkan perawatan dan pengawanan agar tidak mengalami hal yang sama seperti di Bamiyan, misalnya situs kota kuno Ai Khanum. Ai Khanum atau Ai Khanoum atau Ay Khanum yang berrarti “Lady Moon”. Kota ini mulai didirikan pada abad ke-4 SM setelah penaklukan Raja Alexander Agung. Ai Khanum yang terletak di tepi Sungai Oxus menjadi salah...

Kota Kuno Polonnaruwa, Saksi Kejayaaan Peradaban Sri Langka

Gambar
Pada tahun 993 SM , Kota Anuradhaparu yang merupakan ibukota Sri Langka mengalami kehancuran akibat peperangan. Perang ini dimenangkan oleh Raja Vijayabahu yang berhasil mengalahkan penjajahan Chola pada tahun 1070 SM dan ia juga berhasil menyatukan kembali negara yang terpecah-pecah. Semenjak secara resmi Polonnaruwa yang dulunya merupakan tempat peristirahatan bagi anggota kerajaan dinyatakan menjadi ibukota Sri Langka yang ke dua. Sekarang ini, Kota Polonnaruwa menjadi ibukota Provinsi North Central, Sri Langka. Unesco telah menetapkan Polonnaruwa sebagai situs warisan dunia untuk wilayah Asia Fasifik. Di dalam wilayah Polonnaruwa terdapat sebuah daerah yang bernama Kaduruwela yang menjadi pusat kota kuno dari Kerajaan Polonnaruwa. Kaduruwela kini menyajikan akan keindahan dan kejayaan Polonnaruwa pada masa lampau. Polonnaruwa telah menjadi saksi akan kejayaan peradaban Sri Langka, terutama dari masa Kerajaan Chola. Oleh karena Kerajaan Chola penganut Budha maka di Polonnaruwa ban...

Kota Kuno Bosra, Keindahan Dalam Kemelut Perang

Gambar
Mungkin sekarang ini daerah Suriah menjadi daerah yang menakutkan untuk dikunjungi karena peperangan yang terjadi di sana. Meskipun demikian Suriah menyimpan berbagai destinasi wisata kota-kota tua yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Kota Kuno Bosra. Terletak di negara Suriah, tepatnya 50 km dari perbatasan Yordania dan sekitar 100 km dari selatan Damaskus. Kota Bosra pertama kali disebutkan dalam teks-teks Mesir Kuno dari masa pemerintahan Firaun Thutmose III dan Akhenaten pada abad ke-14 SM. Saat itu Bosra merupakan ibukota wilayah utara dari Kerajaan Nabataen. Pada tahun 106 M, wilayah Bosra merupakan bagian dari Kerajaan Romawi Kuno dan ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Romawi di Arab. Hampir seluruh Kota kuno Bosra terbuat dari batuan basal hitam. Dulunya dihuni lebih dari 60.000 penduduk dan kini hanya menjadi sebuah desa kecil yang berdiri di antara reruntuhan kota yang jumlah penduduknya sekitar 19.000 orang. Ikon dari Bosra yang terkenal adalah bangunan teat...

Apakah Naga itu ada?

Gambar
Kita sering melihat berbagai perwujudan naga di sekeliling kita, baik berupa gambar, boneka, kesenian (barongsai), dan sebagainya. Dalam berbagai budaya seperti di Eropa, Cina, dan Jepang, kisah tentang Naga telah membuatnya menjadi hewan legendaris. Lalu, apakah naga itu benar-benar ada, karena hingga sekarang belum pernah dijumpai satu pun sosok naga secara nyata. Mitos tentang naga belum dapat dipastikan kapan munculnya, tetapi dapat ditelusuri sejak 4000 tahun SM. Naga dikatakan dapat hidup dimana saja, tergantung pada jenis naga itu. Habitat mereka mulai dari pusat bumi, tengah laut, gua-gua, daerah yang penuh akan api, tempat yang gelap dan basah. Kata naga sendiri berasal dari bahasa Inggris pada abad ke-13 yaitu “old dragon”. Kemudian dalam bahasa latin disebut “draconem” yang berarti ular besar atau naga. Dalam bahasa Yunani dari kata δράκων atau drakon serta drakontos genetive yang berarti ular atau hewan laut raksasa. Oleh karena dalam bahasa Yunani dan latin diartikan sebag...