Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Melacak Kembali Asal Usul Manusia Afrika Dari Genom Manusia Kuno di Ethiopia

Gambar
Steatment yang beredar hingga sekarang ini bahwa kelompok pertama manusia modern Afrika telah mulai melakukan diaspora pada sekitar 70.000 tahun yang lalu. Tetapi perjalanan mereka berhenti di daerah Timur Tengah dalam perjalanan menuju Eropa dan Asia. Sekitar 3.000 tahun yang lalu, sekelompok petani dari suatu daerah di Timur Tengah (sekarang masuk Turki) kembali ke daerah Tanduk, Afrika dengan membawa tanaman seperti gandum, barley, dan barang-barang kerajinan mereka. Sejak manusia muncul di Afrika, DNA dari orang Afrika kuno bisa memberikan dasar genetik berharga yang akan membuat lebih mudah bagi para ilmuwan untuk melacak perubahan genom dari waktu ke waktu. Sayangnya DNA tersebut telah sulit didapat. DNA tidak tercipta untuk dapat bertahan selama ribuan tahun. Sampel DNA kuno yang telah diurutkan sampai saat ini diekstrak/didapat dari tubuh manusia kuno di Eropa dan Asia, didapatkan dari “mayat” yang secara alami dibekukan oleh iklim yang dingin. Artikel ini akan menceritakan bah...

Kampung Bugis Anak Ogik: Magnet Wisata Bahari di Pulau Kemojan-Kepulauan Karimunjawa

Gambar
Indonesia telah dikenal sebagai negara maritim yang terkemuka di dunia. Pemahaman ini dapat diartikan karena memang wilayah Indonesia yang terdiri dari gugusan kepulauan dan kumpulan lautan. Menurut data dari UNCLOS 1982, total luas wilayah laut Indonesia sekitar  3.544.743,9 km², lebih  luas dari wilayah daratan yang hanya sekitar 1.910.931,32 km². Dengan demkian maka tiga perempat dari keseluruhan wilayah Indonesia adalah lautan. Daratan di Indonesia memiliki tanah subur yang sangat cocok untuk pertanian dan perkebunan, sementara laut kita memyimpan berbagai kekayaan alam yang sangat besar. Pengelolaan dan pemanfaatan kekayaan alam laut Indonesia dapat digunakan untuk sumber pangan, pertambangan, potensi energi, pariwisata atau rekreasi, bahan baku obat-obatan, sumber air bersih, konservasi alam, dan sebagainya. Semua manfaat tersebut akan dapat mendorong pembangunan ekonomi di Indonesia. Lautan yang luas, banyaknya pulau, serta beriklim tropis membuat negara ini memiliki pa...

Berlayar Bersama Kapal Perang Pertama di Dunia

Gambar
Ilustrasi Pertempuran Laut Dengan Kapal Galley Sejak ribuan tahun yang lalu, bangsa-bangsa kuno seperti Mesir, Yunani, Persia, dan Romawi telah memiliki armada atau angkatan laut. Bangsa-bangsa ini telah melakukan pertempuran laut di sekitar Laut Mediterania. Kapal perang saat itu disebut dengan galley yang berlayar dengan menggunakan bantuan angin. Kapal ini juga menggunakan tenaga manusia untuk mendayung. Kira-kira ada 50 pendayung dalam kapal ini, masing-masing baris diisi 25 orang. Kecepatan tertinggi kapal ini diperkirakan hingga 9,5 knot. Kapal-kapal ini akan berusahan saling berbenturan dalam pertempuran. Apabila jarak antara kapal sudah semakin dekat, maka pasukan panah akan menyerang dengan menembahkan panah ke kapal lawan, selain itu para awak kapal akan saling menaiki kapal lawan untuk saling bertarung satu sama lainnya. Dapat dikatakan model galley mirip dengan model kapal primitif bangsa vinking. Ciri khas galley adalah memiliki lambung kapal yang panjang dan ramping s...

Kerajaan Mughal : Cikal Bakal India Modern

Gambar
Peradaban Indi a menjadi salah satu panutan bagi bangsa lain terutama dalam bidang budaya. Kerajaan - kerajaan kuno India telah berdiri sebelum Masehi hingga era modern. Dimana masing - masing dinasti ini memiliki cerita tersendiri. Artikel ini akan membahas mengenai salah satu dari Kerajaan yang paling terkenal sepanjang sejarah India, yaitu Mughal. Pada akhir dekade tahun 1400 - an, bangsa Mughal yang merupakan asli keturunan dari pemimpin Mongol Timur, diusir oleh orang Tatar yang juga dari Mongol agar meninggalkan wilayah Asia Tengah. Kemudian Bangsa Mughal secara beramai - ramai bergerak ke selatan dan menyerang India pada 1626. India Utara dapat ditaklukkan dengan mudah. Berikutnya, pada tahun 1600, mereka semakin memperluas kekuasannya dengan meyerang Dekka, di sebelah selatan India. Satu abad kemudian, seluruh India dapat dikuasai di bawah penguasaan Bangsa Mughal, kecuali wilayah ujung selatan India. Walaupun Bangsa Mughal merupakan pemeluk agama Islam, tetapi kebanyakan pendu...

Misteri Penemuan (Katanya) Bahtera Nuh di Gunung Ararat, Turki?

Gambar
Ilustrasi Bahtera Nuh Beberapa tahun yang lalu ada sebuah penemuan yang menghebohkan dunia. Bahtera Nuh telah ditemukan di Gunung Ararat. Kisah tentang penyelamatan Nuh dengan menggunakan Bahtera terdapat dalam dua Kitab Suci milk agama Kristen (Alkitab) dan Islam (Al-quran). Sekarang ini banyak spekulasi yang muncul mengenai dimana letak pemberhentian bahtera tersebut. Dan yang paling terkenal adalah lokasi Gunung Ararat. Kisah ini bermula pada tahun 1959, ketika seorang Kapten tentara Turki yang bernama Llhan Durupinar menemukan bentuk yang tidak biasa saat memeriksa foto udara negaranya. Tampak sebuah bentuk halus yang berukuran lebih besar dari lapangan sepak bola, berdiri diantara medan kasar dan berbatu di ketinggian 13.000 kaki dari permukaan laut, di dekat perbatasan Turki dengan Iran. Tanah pegunungan di wilayah tersebut awalnya merupakan bagian dari Kerajaan Armenia, negara yang berusia ribuan tahun dan sering dianggap sebagai "bangsa Kristen pertama", sampai Turki ...