Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Gaya Berbusana Bangsa Nubia Kuno (Nenek Moyang Bangsa Mesir)

Gambar
Bangsa Nubia merupakan nenek moyang dari bangsa Mesir Kuno. Sebelum abad ke-4 M, dan sepanjang  zaman purba klasik , Nubia dikenal dengan nama  Kush . Bahasa dan budayanya menjadi cikal bakal bagi para Firaun dengan bahasa Hieroglyphnya. Bangsa Nubia diperkirakan telah ada sejak lama. Bangsa Nubia yang awalnya merupakan kerajaan yang merdeka berhasil dikuasai kerajaan Mesir Kuno pada 2.000 tahun SM. Kebanyakan wilayah Nubia pada zaman modern ini terletak di  Sudan  Utara dan sebagian di Mesir.  Sekitar tahun 750  SM   berdiri  Kerajaan  Sudan  di Nabtah (Sudan utara) yang  bercorak Mesir  dalam  agama  dan peradabannya. Bangsa Nubia purba atau bangsa Khus memiliki beragam jenis pakaian. Dari hasil observasi pada makam kuno yang berasal dari periode awal sejarah Sudan menunjukkan bahwa pakaian yang dikenakan pada masa itu sebagian besar terbuat dari kulit dan kain serat. Cawat, rok, dan sandal ditemukan dalam juml...

(Mencoba) Menelusuri Nenek Moyang Suku Eskimo

Gambar
Wilayah utara dan selatan bumi merupakan wilayah terdingin di planet ini. Meskipun demikian bukan berarti tidak ada manusia yang tinggal di tempat tersebut. Di wilayah utara, tepatnya di kawasan Alaska terdapat suku Eskimo yang tinggal menetap. Meskipun demikian tidak ada yang tahu kapan pertama kali suku Eskimo tiba di Alaska. Diperkirakan setidaknya 6.000 tahun yang lalu. Awalnya suku Eskimo menghuni barat daya Alaska. Mereka datang dari pesisir Siberia sekitar 4.500 tahun yang lalu. Adapula Arkeolog yang berspekulasi bahwa mereka telah tinggal di pantai Alaska ini sejak 8.000 tahun yang lalu. Suku Eskimo kemudian tinggal di sepanjang utara, barat, dan selatan pantai Alaska Sekarang ini suku Eskimo menduduki pantai Alaska barat, wilayah Arktik, dan daerah pesisir Tengah Selatan Alaska. Mereka biasanya dikelompokkan di desa-desa yang jumlah penduduknya 50 sampai 150 jiwa, meskipun beberapa populasi desa mencapai 500 jiwa. Suku Eskimo menetap di berbagai tempat. Beberapa tinggal di pu...

Tradisi Kuliner Bangsa Yunani Kuno

Gambar
Diperkirakan perkampungan Yunani kuno mulai berdiri pada 500 SM dengan jumlah penduduk mencapai 2.000.000 jiwa. Dengan jumlah penduduk yang sebanyak itu maka akan diperlukan persediaan pangan yang besar. Berbicara mengenai pola makanan masyarakat Yunani saat itu tidak terlepas dari kesulitan dalam pertanian. Biasanya pola masakan Yunani terdiri dari Gandum, minyak zaitun, dan anggur. Dalam sehari orang-orang Yunani makan sebanyak 3-4 kali. Menu sarapan terdiri dari roti gandum yang dicelupkan ke dalam milk shake, terkadang dilengkapi dengan buah ara atau buah zaitun. Mereka juga makan pancake yang disebut τηγανίτης/tēganitēs (kata Yunani kuno ini berasal dari kata “wajan”). Adonan pancake Teganites ini dibuat dari tepung terigu, madu, dan curdled susu. Terdapat pula pancake lain yang juga sering digunakan untuk sarapan yaitu σταιτίτης (staititēs). Makanan ini juga terbuat dari adonan tepung, tetapi diberi taburan wijen, keju, dan madu di atas pancake ini. Sementara untuk makan siang, o...

Sejarah Awal Terciptanya Lipstik Kuno

Gambar
Dalam diri manusia pada dasarnya selalu terdapat keinginan agar terlihat berbeda dengan manusia lainnya. Mulai dari pakaian, sepatu, perhiasan hingga kosmetik, merupakan cara manusia untuk berpenampilan berbeda. Meskipun demikian kosmetik menjadi yang paling nyata untuk mengubah penampilan seseorang. Salah satu kosmetik yang telah ada sejak lama bahkan sejak masa sebelum masehi (sekitar 5000 tahun yang lalu) adalah lipstik. Bangsa-bangsa kuno menghias wajah mereka, termasuk menghias bibirnya sebagai bagian dari ritual atau upacara keagamaan. Bahkan juga untuk pengobatan, karena lipstik dapat melindungi bibir. Lipstik tidak hanya digunakan oleh perempuan tetapi juga laki-laki. Pada awalnya lipstik dibuat dari bahan-bahan yang berasal dari alam seperti buah dan tanaman. Awalnya lipstik mulai muncul dalam peradaban di Timur Tengah, Afrika Utara, dan India. Perempuan Mesopotamia yabng pertama kali mulai memperkenalkan lipstik  untuk menghias bibir mereka dengan glitter serbuk yang bera...

“Taxila” Kota Kuno di Pakistan Yang Selalu Diperebutkan

Gambar
Taxila adalah reruntuhan kota kuno yang terlatak di barat laut Pakistan atau sekitar 22 mil (35km) dari barat laut Rawalpindi. Pada masa jayanya, sumber kemakmuran kota ini berasal dari lokasinya yang strategis di persimpangan tiga rute perdagangan besar yaitu dari India Timur, Asia Barat, dan Kashmir (Asia Tengah). Ketika rute-rute perdagangan ini mengalami kemunduran, maka Kota Taxila juga ikut tenggelam. Pada akhirnya dihancurkan oleh Dinasti Hun pada abad ke-5 M. UNESCO menetapkan kota kuno Taxilia sebagai situs Warisan Dunia pada tahun 1980. Kota kuno Taxila ini diketahui dari referensi dalam sumber-sumber sastra India dan Yunani-Romawi serta dari catatan dua peziarah Budha Cina, Faxian dan Xuanzang. Secara harfiah Kota Taxila berarti "City of Stone Cut" atau "Rock of Taksha". Sementara itu penuls Yunani menyebut Taxila dengan sebutan Takshashila, yang didasarkan menurut epik Ramayana India yaitu Bharata, adik dari Rama, inkarnasi dari dewa Hindu Wisnu.  Nama k...

10 Avatar Dewa Wisnu di Dunia Bag III, Narahima dan Vamana

Gambar
1. Narashima Narasimha adalah avatar ke empat dari Dewa Wisnu. Nama lainnya Nrusimha, Narasingh, dan Narasingha. Dalam avatar ke empat ini, Dewa Wisnu digambarkan sebagai sosok setengah manusia dan setengah singa. Dari leher hingga tubuh bagian bawah menyerupai manusia, sedangkan wajahnya seperti singa, memiliki kumis yang besar, gigi tajam di mulutNya dan cakar di kuku tanganNya. Kisah Avatar Narasimha ini berkaitan dengan Avatar Dewa Wisnu sebelumnya yang berwujud sebagai babi atau Varaha. Menurut legenda, Dewa Wisnu menjelma sebagai Nrusimha untuk membunuh iblis Hiranyakasipu (saudara Hiranyaksha yang dibunuh oleh Avatar Varaha.  Saudara kembar Hiranyaksha adalah Hiranyakasipu yang ingin membalas dendam pada Dewa Wisnu. Hiranyakasipu juga ingin menjadi penguasa dari tiga dunia (Surga, Bumi, dan Pathala/Dunia Bawa), maka ia pergi ke Gunung Mandarachala dan mulai pertapaannya selama bertahun-tahun untuk mendapatkan kekuatan dan penebusan dosa kepada Dewa Brahma. Setelah bertapa la...